Deploy website HTML statis
dari folder
Unggah proyek HTML, CSS, dan JavaScript yang sudah selesai, lalu dapatkan URL nyata dengan HTTPS, pengiriman global, pratinjau, dan domain kustom saat dibutuhkan.
HTML biasa itu sederhana. Cara publikasinya juga harus tetap sederhana.
Statis bukan berarti sekali pakai
Halaman buatan tangan, tugas kuliah, prototype, CV, ekspor tool, atau website HTML buatan AI tetap butuh hal dasar yang benar: file root yang tepat, path asset rapi, HTTPS, caching, kompresi, dan URL yang bisa dibagikan tanpa menjelaskan setup.
Tanpa ritual framework
Jika proyek sudah punya index.html, CSS, JavaScript, gambar, dan asset, Anda tidak perlu membuat repo Git atau mempelajari pipeline build hanya untuk menunjukkannya online.
Dibuat untuk folder yang sudah selesai
Unggah folder yang biasanya Anda jalankan lokal: index.html di root, path asset relatif tetap utuh, dan subfolder tidak berubah.
Detail produksi ikut ditangani
DeployPages menangani HTTPS, pengiriman global, kompresi, URL stabil, dan setup domain kustom supaya website statis tidak terasa seperti file share sementara.
Paling cocok untuk proyek statis yang sudah jadi
Gunakan jalur ini saat website sudah dibangun dan hanya perlu dipublikasikan dengan rapi.
Halaman yang ditulis manual
Landing page, tugas kelas, halaman bisnis kecil, homepage pribadi, dan eksperimen yang ditulis langsung dengan HTML, CSS, dan JavaScript.
Folder website hasil ekspor
Ekspor statis dari tool desain, generator dokumentasi, AI site builder, no-code tool, atau pipeline build yang sudah menghasilkan file HTML.
Pratinjau yang bisa dibagikan
Review klien, karya portofolio, demo, tautan CV, dan halaman sekali pakai saat URL live lebih baik daripada mengirim file ZIP.
Sebelum upload
Sebagian besar deployment statis yang rusak bermasalah di struktur folder, bukan hosting.
Pastikan index.html ada di root
Dokumen root sebaiknya bernama index.html agar website bisa terbuka di URL utama tanpa nama file tambahan.
Unggah folder output
Pilih folder yang berisi HTML, CSS, JS, gambar, font, dan asset final. Untuk build tool, biasanya dist, build, out, atau public.
Gunakan path asset relatif
Referensi seperti ./styles.css, /assets/logo.png, atau assets/app.js harus sesuai dengan struktur folder yang Anda unggah.
Cek subhalaman secara lokal
Jika website punya about/index.html atau docs/getting-started.html, buka path itu secara lokal sebelum upload agar file hilang terlihat lebih awal.
Deploy proyek HTML dalam tiga langkah
Siapkan folder publik
Masukkan HTML, CSS, JavaScript, gambar, font, dan asset final ke satu folder. Pastikan index.html berada di root.
Unggah seluruh website
Seret folder ke DeployPages. Pertahankan subfolder agar style, script, gambar, dan halaman mengikuti path yang sama.
Bagikan atau hubungkan domain
Gunakan URL pratinjau langsung, lalu pasang domain kustom dan HTTPS saat halaman siap menerima traffic publik.
Apa yang terjadi setelah upload
Struktur file menjadi struktur URL, lalu website bisa memakai domain sendiri saat siap.
URL pratinjau instan
Gunakan URL yang dibuat untuk menguji halaman di browser sungguhan, mengirimnya ke teman tim, atau mengecek ekspor statis sebelum memasang domain.
Subfolder tetap bisa diakses
Folder seperti /docs/index.html menjadi path /docs yang bersih, sementara file seperti /assets/app.js tetap tersedia untuk halaman yang memakainya.
Domain kustom saat siap
Tambahkan domain sendiri nanti, arahkan DNS ke target yang diberikan, dan biarkan penerbitan HTTPS berjalan sebagai bagian dari setup.
Jika halaman deploy terlihat rusak
Homepage menampilkan 404
Cek bahwa index.html ada di root folder yang diunggah, bukan satu folder lebih dalam.
CSS atau gambar tidak muncul
Periksa path asset. Website yang bekerja dari file lokal tetap bisa rusak online jika tautannya menunjuk ke direktori yang salah.
Hanya satu halaman yang bekerja
Pastikan folder subhalaman dan file HTML terkait ikut diunggah bersama halaman utama.
JavaScript berperilaku berbeda
Cek error console browser, peringatan mixed content, path module, dan kode yang mengasumsikan lingkungan file:// lokal.
FAQ hosting HTML
Q:Apakah ada paket gratis untuk website HTML statis?
Ada. Proyek HTML statis bisa mulai dari tier gratis, cukup untuk website pribadi ringan, CV, landing page sederhana, dan prototype.
Q:Apakah file homepage harus bernama index.html?
Ya. index.html menjaga proyek kompatibel dengan cara static host membaca dokumen default di root website.
Q:Bisakah memakai folder bertingkat dan subhalaman?
Bisa. Jika proyek berisi route seperti about/index.html, DeployPages mempertahankan struktur itu agar path URL yang cocok tetap tersedia.
Q:Apakah saya perlu GitHub untuk deploy website HTML biasa?
Tidak. Publikasi berbasis Git berguna untuk pengembangan berkelanjutan, tetapi folder statis yang sudah selesai bisa diunggah langsung saat Anda hanya perlu memublikasikan file.
Q:Bisakah deploy website yang dibuat AI builder?
Bisa, selama output-nya berupa HTML, CSS, JavaScript, dan asset statis. Unggah folder hasilnya seperti proyek yang ditulis manual.
Q:Bisakah saya hosting PHP, WordPress, atau aplikasi dengan database lewat cara ini?
Tidak. Halaman ini untuk file statis yang bisa dilayani langsung oleh browser. Aplikasi server-rendered, PHP, database, dan backend API butuh runtime lain.
Q:Bisakah deployment diotomasi dengan CLI atau API?
Bisa. DeployPages mendukung deployment scripted, jadi tim bisa menghubungkan publikasi statis ke alur CI saat tidak ingin drag-and-drop manual.
Q:Bisakah saya memasang domain sendiri nanti?
Bisa. Setelah deployment, tambahkan domain di console dan arahkan DNS ke target yang diberikan. HTTPS diterbitkan otomatis setelah record terbaca.